“Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami…” (Mazmur 123:3)
Pembahasan: Mazmur 123:1-4 | Ayat Bacaan: Mazmur 123
Mazmur 123:1-4
Berharap kepada anugerah TUHAN
1 Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.
2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
3 Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;
4 jiwa kami sudah cukup kenyang dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman, dengan penghinaan orang-orang yang sombong.
Setiap manusia pasti memiliki pergumulan dan kesulitannya masing-masing. Terlebih orang percaya, kita mungkin mengalami penolakan, dibenci, bahkan hinaan dari dunia ini. Untuk menghadapi persoalan tersebut, biasanya kita membutuhkan “sesuatu” yang dapat kita andalkan. Sebagian orang bergantung pada uang, kekuatan, dan orang lain. Karena itu, banyak yang merasa khawatir ketika mereka tidak lagi memiliki uang, kekuatan, dan orang lain untuk dapat diandalkan. Hal-hal inilah yang sering menjadi sandaran orang-orang percaya. Padahal, kita memiliki Tuhan yang kuasa-Nya jauh lebih besar daripada segala sesuatu yang dapat kita andalkan di dunia.
Di dalam Mazmur yang kita baca ini, kita temukan bahwa seharusnya orang percaya datang kepada Tuhan untuk memohon belas kasihan-Nya. Pemazmur menggambarkan bahwa ketika mata hati kita tertuju kepada Tuhan, kita akan melihat belas kasihan-Nya yang menghampiri kita, sebab Tuhan yang berdiam di surga melihat setiap pergumulan anak-anak-Nya dan akan menolong setiap orang yang percaya kepada-Nya. Sebab Ia adalah Bapa yang penuh kasih, yang selalu mendengar keluh kesah anak-anak-Nya. Mata yang tertuju kepada Bapa juga berarti bahwa kita melihat apa yang menjadi kehendak-Nya serta memperhatikan dan peka terhadap rencana-Nya, sehingga kita mengerti apa yang harus kita lakukan dan bagaimana merespons setiap pergumulan yang ada.
Kiranya kita terus dikuatkan untuk bergantung sepenuhnya kepada Allah, bukan hanya ketika menghadapi masalah-masalah yang besar saja. Belajar untuk mengerti kehendak Allah juga bisa menolong kita merespons setiap persoalan yang kita hadapi. Dengan demikian, kita memahami bahwa pergumulan yang kita lewati merupakan bagian dari rencana Tuhan, dan bahwa di balik pergumulan itu, Tuhan telah menyediakan rancangan yang indah. Kiranya kita pun memiliki sikap hati yang senantiasa menanti-nantikan belas kasihan-Nya. Maukah kita terus memandang kepada Tuhan dan menjadikan Dia satu-satunya penolong dalam hidup kita?
STUDI PRIBADI: Kapan kita biasanya mengandalkan Tuhan—dalam semua keadaan atau saat kita tidak mampu? Maukah kita menyerahkan semuanya, bergantung kepada-Nya?”
Pokok Doa: Berdoalah, mohon agar Tuhan memampukan setiap kita untuk bersandar pada kekuatan-Nya, bukan kepada yang lain, dalam setiap aspek hidup kita.
Mazmur 122:6
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
Mazmur 115:9
9 Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Mazmur 115:10
10 Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Mazmur 115:11
11 Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Mazmur 102:19-22
18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
Mazmur 92:9a
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:10-14
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
Mazmur 92:1-16
TUHAN, Hakim yang adil
1 Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
14 (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
15 (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


