“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” (Mazmur 124:8)
Pembahasan: Mazmur 124:1-8 | Ayat Bacaan: Mazmur 124-125
Mazmur 124:1-8
Berharap kepada anugerah TUHAN
1 Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.
2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
3 Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;
4 jiwa kami sudah cukup kenyang dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman, dengan penghinaan orang-orang yang sombong.
Mazmur 125
Berharap kepada anugerah TUHAN
1 Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.
2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
3 Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;
4 jiwa kami sudah cukup kenyang dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman, dengan penghinaan orang-orang yang sombong.
Mazmur 124 adalah nyanyian ziarah Daud yang mengingatkan umat Israel tentang satu kebenaran yang tidak pernah berubah: jika bukan karena Tuhan yang menyertai mereka, mereka pasti sudah binasa. Ini bukan sekadar ungkapan syukur, melainkan kesadaran mendalam bahwa seluruh keberadaan dan keselamatan Israel sepenuhnya bergantung pada pertolongan Tuhan.
Daud membuka Mazmur ini dengan penuh penghayatan: “Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, biarlah Israel berkata demikian – jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit menyerang kita” (Maz. 124:1-2). Ucapan ini merupakan pengakuan iman Daud. Ia tidak bicara tentang kekuatan militer, strategi perang, atau keberaniannya, karena ia tahu bahwa tanpa campur tangan Tuhan, semua usaha manusia tiada artinya. Namun di tengah ancaman itu, Daud berseru dengan penuh syukur: “Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!” (ay. 6). Tuhanlah yang menjadi perisai, benteng, dan tempat perlindungan yang kokoh bagi umat-Nya.
Kita pun sering menghadapi “musuh” dalam berbagai bentuk: tekanan hidup, ketakutan, kehilangan, dosa, atau bahkan pengkhianatan dari orang-orang terdekat kita. Ada saat-saat di mana kita merasa terjebak, seolah tidak ada jalan keluar. Tetapi Mazmur 124 mengingatkan bahwa jika Tuhan memihak kepada kita, tidak ada yang dapat melawan kita.
Pertolongan Tuhan bukan hanya nyata bagi Israel di masa lalu, tetapi juga bagi kita hari ini. Allah yang sama, yang menciptakan langit dan bumi, Dia tidak pernah berubah. Pertolongan-Nya datang tepat pada waktunya, sering kali dengan cara yang tidak pernah kita duga. Dia membuka jalan di tengah laut, Dia menutup mulut singa, dan Dia membebaskan kita dari jerat dosa. Maka, seperti Daud, kita pun dapat dengan yakin berkata bahwa: “Pertolonganku adalah dalam nama Tuhan.” Bukan karena kekuatan kita, bukan karena kepintaran kita, tetapi karena kasih setia Tuhan yang tidak berkesudahan. Mari berjalan di dalam kebergantungan penuh kepada Tuhan, memohon kasih karunia-Nya agar setiap langkah hidup kita senantiasa dipimpin oleh-Nya. Ia akan menolong setiap orang yang sepenuhnya bergantung kepada-Nya.
STUDI PRIBADI: Dalam hal apa aku pernah merasakan pertolongan Tuhan secara nyata? Apakah aku masih cenderung mengandalkan diriku sendiri ketika menghadapi kesulitan?
Pokok Doa: Berdoalah meminta Tuhan memberikan kepada setiap kita, hati dan ketaatan untuk terus mau mengandalkan Dia dalam hidup kita.
Mazmur 124:1-8
Terpujilah Penolong Israel
1 Nyanyian ziarah Daud. Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, --biarlah Israel berkata demikian--
2 jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita,
3 maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;
4 maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,
5 maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu.
6 Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!
7 Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kitapun terluput!
8 Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
Mazmur 124:1-2
1 Nyanyian ziarah Daud. Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, --biarlah Israel berkata demikian--
2 jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita,
Mazmur 124:6
6 Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!
Mazmur 115:11
11 Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Mazmur 102:19-22
18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
Mazmur 92:9a
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
Mazmur 92:10-14
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
Mazmur 92:1-16
TUHAN, Hakim yang adil
1 Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
14 (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
15 (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Mazmur 146:9
9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mazmur 41:5
4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
Matius 5:7
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Matius 11:28
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1 Petrus 5:7
7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.


