Kesetiaan Nehemia

“Ya Allahku, ingatlah kepadaku karena hal itu dan janganlah hapuskan segala perbuatan bakti yang telah kulakukan terhadap rumah Allahku dan segala pelayanan di dalamnya!” (Nehemia 13:14, TB)



Pembahasan: Nehemia 13:1-31 | Ayat Bacaan: Nehemia 12-13

Kami memiliki beberapa perjanjian dengan anak-anak sejak mereka kecil. Salah satunya tentang waktu bermain gadget. Kami sepakat mereka hanya boleh bermain pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur. Biasanya, kami memberi batas waktu. Kadang mereka menaati aturan, tapi kadang juga melanggar, terutama saat kami tidak di rumah. Kami tahu, saat kami di rumah, mereka lebih patuh. Tapi saat kami pergi, mereka tergoda untuk melanggar.

Saat Nehemia kembali ke Yerusalem setelah dari Babel, ia terkejut melihat apa yang terjadi. Imam Elyasib ternyata tidak setia. Ia malah bekerja sama dengan Tobia, orang Amon yang dikenal sebagai musuh Yehuda. Hal ini sangat menyedihkan, karena Elyasib seharusnya menjadi contoh yang baik setelah perjanjian kesetiaan ditandatangani. Tapi ia malah tamak dan berbuat salah. Nehemia tidak diam saja. Ia segera melakukan perubahan rohani dan moral. Ia berkata, “Aku menjadi sangat kesal, lalu kulempar semua perabot rumah Tobia ke luar bilik itu. Kemudian kusuruh tahirkan bilik itu… Aku menyesali para penguasa, kataku: ‘Mengapa rumah Allah dibiarkan begitu saja?’” (13:8–9).

Kesetiaan Nehemia kepada Tuhan adalah kesetiaan yang tegak lurus, yaitu berpegang teguh pada kebenaran dan taat dalam tindakan, tanpa tergoyahkan atau menyimpang. Kesetiaan kepada Tuhan seharusnya tidak bergantung pada kehadiran sosok yang disegani. Tidak seperti Elyasib, yang begitu mudah berbelok saat Nehemia tidak ada. Umat Tuhan dipanggil untuk berkomitmen penuh dalam kesetiaan kepada Tuhan, tidak peduli seberapa sulitnya dan harus dilakukan secara konsisten. Sejak di Babel, Nehemia sudah menunjukkan kesetiaan kepada Tuhan. Ia tidak takut memohon kepada raja agar diizinkan kembali ke Yerusalem untuk membangun tembok negeri, dan ia tidak mundur meskipun menghadapi banyak penentangan. Ia bahkan berani menegur Elyasib dan juga para penguasa, serta mengajak umat Yehuda untuk kembali setia kepada Tuhan sesuai perjanjian yang telah mereka buat.

Sebagai umat Allah, kita juga dapat jatuh bangun dalam kesetiaan kepada Tuhan. Namun, orang percaya dapat yakin bahwa Allah Roh Kudus akan memampukan dan menolongnya pada waktunya. Karena itu, marilah kita hidup setia kepada Kristus yang telah mengasihi kita sepenuhnya dan menebus kita dari keterpurukan akibat dosa.

STUDI PRIBADI: Hambatan apa yang membuat kita tidak berkomitmen setia kepada Allah? Bagaimana kita menjaga konsistensi (kesinambungan) relasi dengan Allah?

Pokok Doa: Berdoa agar Jemaat Tuhan berkomitmen setia kepada Tuhan, dalam setiap hal yang dihadapinya. Berdoa agar orang percaya selalu hidup mengandalkan dan bersandar pada pertolongan Roh Kudus.

×

Nehemia 13:8-9

8 Aku menjadi sangat kesal, lalu kulempar semua perabot rumah Tobia ke luar bilik itu.

9 Kemudian kusuruh tahirkan bilik itu, sesudah itu kubawa kembali ke sana perkakas-perkakas rumah Allah, korban sajian dan kemenyan.

×

Nehemia 6:5-9

5 Lalu dengan cara yang sama untuk kelima kalinya Sanbalat mengirim seorang anak buahnya kepadaku yang membawa surat yang terbuka.

6 Dalam surat itu tertulis: "Ada desas-desus di antara bangsa-bangsa dan Gasymu membenarkannya, bahwa engkau dan orang-orang Yahudi berniat untuk memberontak, dan oleh sebab itu membangun kembali tembok. Lagipula, menurut kabar itu, engkau mau menjadi raja mereka.

7 Bahkan engkau telah menunjuk nabi-nabi yang harus memberitakan tentang dirimu di Yerusalem, demikian: Ada seorang raja di Yehuda! Sekarang, berita seperti itu akan didengar raja. Oleh sebab itu, mari, kita sama-sama berunding!"

8 Tetapi aku mengirim orang kepadanya dengan balasan: "Hal seperti yang kausebut itu tidak pernah ada. Itu isapan jempolmu belaka!"

9 Karena mereka semua mau menakut-nakutkan kami, pikirnya: "Mereka akan membiarkan pekerjaan itu, sehingga tak dapat diselesaikan." Tetapi aku justru berusaha sekuat tenaga.

×

Nehemia 6:10-14

10 Ketika aku pergi ke rumah Semaya bin Delaya bin Mehetabeel, sebab ia berhalangan datang, berkatalah ia: "Biarlah kita bertemu di rumah Allah, di dalam Bait Suci, dan mengunci pintu-pintunya, karena ada orang yang mau datang membunuh engkau, ya, malam ini mereka mau datang membunuh engkau."

11 Tetapi kataku: "Orang manakah seperti aku ini yang akan melarikan diri? Orang manakah seperti aku ini dapat memasuki Bait Suci dan tinggal hidup? Aku tidak pergi!"

12 Karena kuketahui benar, bahwa Allah tidak mengutus dia. Ia mengucapkan nubuat itu terhadap aku, karena disuap Tobia dan Sanbalat.

13 Untuk ini ia disuap, supaya aku menjadi takut lalu berbuat demikian, sehingga aku berdosa. Dengan demikian mereka mempunyai kesempatan untuk membusukkan namaku, sehingga dapat mencela aku.

14 Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku.

×

Nehemia 3:31-32

31 Di sampingnya Malkia, seorang tukang emas, mengadakan perbaikan sampai pada rumah para budak di bait Allah dan para pedagang, di depan pintu gerbang Pendaftaran dan sampai pada kamar atas di penjuru.

32 Lalu antara kamar atas di penjuru dan pintu gerbang Domba para tukang emas dan para pedagang mengadakan perbaikan.

×

Nehemia 3:2, 4, 5

2 Berdekatan dengan mereka orang-orang Yerikho membangun, dan berdekatan dengan orang-orang itu Zakur bin Imri.

4 Berdekatan dengan mereka Meremot bin Uria bin Hakos mengadakan perbaikan, dan berdekatan dengan dia Mesulam bin Berekhya bin Mesezabeel. Berdekatan dengan dia Zadok bin Baana mengadakan perbaikan,

5 dan berdekatan dengan dia orang-orang Tekoa. Hanya pemuka-pemuka mereka tidak mau memberi bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.

×

1 Korintus 12:12-27

31 Mereka inipun, sama seperti saudara-saudara sesuku mereka, anak-anak Harun, membuang undi di depan raja Daud, di depan Zadok, Ahimelekh dan para kepala puak, para imam dan orang Lewi. Dalam hal ini seorang kepala puak sama dengan saudaranya yang terkecil.

×

Nehemia 1:11

11 Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja.

×

Kisah Para Rasul 1:8

8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *