Anak Muda Di Nain

“Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: ‘Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,’ dan ‘Allah telah melawat umat-Nya.’” (Lukas 7:16)



Pembahasan: Lukas 7:11-17 | Ayat Bacaan: Lukas 7

Pernahkah Anda mengalami perjalanan hidup yang sangat sulit sehingga hampir putus asa? Anda merasa tidak ada jalan keluar dan hampir menyerah dengan keadaan? Mungkin hari ini Anda mengalaminya dan tidak ada yang tahu kesulitan Anda. Kabar baiknya, Tuhan Yesus mengetahui keadaan Anda!

Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita mendapati seorang janda yang harus berdukacita karena kematian putra tunggalnya. Penyebutan “janda” jelas menunjukkan bahwa ia telah kehilangan suaminya, sehingga harapan hidup satu-satunya adalah bergantung pada putranya. Sayangnya, harapan itu pun sirna. Keadaan ini tentu menjadi beban tersendiri bagi seorang janda. Ia tidak lagi memiliki perlindungan dari orang terdekat. Masa depannya menjadi sulit dan harus bekerja keras demi menghidupi dirinya sendiri di usia yang tidak muda lagi.

Melihat penduduk Nain yang menyertainya dalam suasana duka, kita bisa menduga bahwa janda ini merupakan orang yang baik. Kedukaan itu mungkin saja menimbulkan pertanyaan: “Mengapa ia yang hidup sebagai orang yang baik harus menghadapi hidup yang sulit? Di manakah Tuhan yang memelihara mereka yang berharap kepada-Nya?”

Untungnya, kisah ini tidak berhenti pada kedukaan sang ibu, sebab di waktu yang sama rombongan Tuhan Yesus bertemu dengan rombongan yang sedang berduka. Perjumpaan itu mengubah segalanya. Hati Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan kepadanya. Ia membangkitkan sang putra dan menyerahkannya kembali kepada ibunya. Mungkin orang berkata: “Ini kebetulan.” Namun, Lukas mencatat bahwa peristiwa ini bukan kebetulan, melainkan wujud kepedulian Tuhan. Ia melawat umat-Nya (ay. 16). Pada waktu-Nya, Tuhan Yesus menjumpai janda yang berduka untuk memulihkannya. Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan itu “Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus” (Mzm. 68:8). Dari cara Allah menjumpai dan menyapa Anda dalam kehidupan, siapakah Allah bagi Anda?

STUDI PRIBADI: Menurut Anda, untuk apa Lukas mencatat kisah ini? Apa relevansi kisah tersebut dengan kehidupan Anda saat ini?

Pokok Doa: Berdoalah bagi jemaat, khususnya mereka yang lanjut usia, para janda yang hidup sendirian, dan orang-orang yang tersisihkan, agar mereka tetap berjalan di jalan Tuhan.

×

Lukas 7:16

16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

×

Mazmur 68:6

5 (68-6) Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;

×

Markus 13:14

14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya--para pembaca hendaklah memperhatikannya--maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.

×

Markus 13:15-16

15 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,

16 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.

×

Markus 13:17

17 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

×

Markus 13:20

20 Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.

×

Markus 13:13

13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat."

×

Kejadian 3:8

8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

×

Kejadian 3:12

12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."

×

Kejadian 3:9

9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"

×

Roma 3:24

24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

×

Kolose 3:5-11

5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *