Merayakan Kesetiaan Tuhan

“Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.” (Mazmur 111:1)



Pembahasan: Mazmur 111:1-10 | Ayat Bacaan: Mazmur 111-112

Biasanya orang merayakan peristiwa penting seperti ulang tahun, pernikahan, atau kelulusan, bahkan tidak sedikit yang merayakan peristiwa itu dengan sangat mewah. Namun, apakah kita pernah merayakan kesetiaan Tuhan di dalam kehidupan kita? Mazmur 111 adalah ajakan kepada seluruh umat untuk merayakan kasih setia Tuhan. Pemazmur mengingatkan bagaimana Tuhan membebaskan umat-Nya, memelihara kehidupan mereka, bahkan memberikan milik pusaka kepada mereka. Karena itu, pemazmur menuntun umat untuk mengingat serta merayakan perbuatan Tuhan yang ajaib dan kesetiaan-Nya terhadap perjanjian-Nya.

Merayakan kesetiaan Tuhan berarti berhenti sejenak dan mengingat jejak tangan-Nya dalam hidup kita. Kita diajak untuk mengenang kembali pertolongan-Nya pada masa lalu—saat Dia menyembuhkan, memelihara, atau menghibur kita—serta kita diundang untuk bersyukur dan mempercayai-Nya kembali. Kesetiaan Tuhan bukan sekadar menjadi catatan sejarah, melainkan realitas yang terus kita alami hingga hari ini. Apapun yang kita hadapi dalam kehidupan ini, kasih setia-Nya akan terus menyertai kita. Dunia mungkin berubah, tetapi kasih setia Allah tidak pernah berubah; Dia tetap Allah yang menepati janji-Nya.

Pemazmur menutup dengan pernyataan yang penting: “Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN.” Kesetiaan Tuhan tidak hanya dirayakan melalui lagu pujian, tetapi juga diwujudkan dalam ketaatan dan rasa hormat kepada-Nya. Hikmat sejati bukanlah soal kepintaran, melainkan soal hati yang tunduk dan takut akan Dia. Kata “Haleluya” yang sering kita ucapkan dalam ibadah seharusnya lahir dari kesadaran penuh akan kasih dan karya Tuhan.

STUDI PRIBADI: Kapan terakhir kali Anda berdiam diri untuk mengingat kesetiaan Tuhan dalam hidup Anda? Apakah hidup Anda hari ini mencerminkan rasa syukur dan hormat kepada Allah yang setia?

Pokok Doa: Berdoalah dan bersyukurlah atas kasih setia Tuhan yang masih Anda rasakan hingga saat ini.

×

Mazmur 111:1-10

Kebajikan Allah

1 Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

2 Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.

3 Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.

4 Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan; TUHAN itu pengasih dan penyayang.

5 Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.

6 Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.

7 Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh,

8 kokoh untuk seterusnya dan selamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.

9 Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat.

10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

×

Matius 22:41-46

Hubungan antara Yesus dan Daud

41 Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya:

42 "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."

43 Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:

44 Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"

46 Tidak ada seorangpun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya.

×

Galatia 2:20

20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

×

Mazmur 102:18

17 (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.

×

Mazmur 102:19-22

18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,

19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,

20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,

21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,

×

Mazmur 92:9a

8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

×

Mazmur 92:10-14

9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

×

Mazmur 92:1-16

TUHAN, Hakim yang adil

1 Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,

2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.

4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.

6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.

7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.

8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

14 (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

15 (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *