Tuhan Mengasihi Orang Miskin

“Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan, sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.” (Mazmur 108:13)



Pembahasan: Mazmur 108:1-14 | Ayat Bacaan: Mazmur 108-109

Orang miskin adalah orang yang tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar hidupnya sehingga harus ada yang membantunya. Namun, arti orang miskin dalam firman Tuhan ini berbeda. Orang miskin yang dimaksud adalah mereka yang miskin di hadapan Allah, yaitu mereka yang sadar bahwa diri mereka tidak ada apa-apanya di hadapan Tuhan, sehingga mereka hanya bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Materi, jabatan, dan pengaruh yang mereka miliki tidak membuat mereka merasa bisa berbangga di hadapan Tuhan.

Mazmur 108 menyatakan, seorang yang menyadari dirinya miskin di hadapan Allah akan mengalami dua hal. Pertama, dia menyadari besarnya kasih setia Tuhan sehingga dia rindu meninggikan dan memuliakan Allah di atas muka bumi. Karena itu, pemazmur berkata, dia ingin membangunkan fajar untuk menyatakan kemuliaan Allah. Dia ingin memperkenalkan nama Allah kepada seluruh suku bangsa agar mereka pun memuliakan Allah. Allah melatih jiwanya untuk selalu bersyukur dan memuliakan Allah atas kasih setia-Nya. Kedua, dia menyadari bahwa Tuhan berdaulat atas segala bangsa termasuk juga hidupnya, sehingga dia hanya dapat mengandalkan Tuhan saja. Godaan untuk mengandalkan manusia atau hal lain di luar Tuhan terjadi ketika menghadapi situasi mendesak dan membutuhkan kepastian akan jalan keluar. Namun, pemazmur mengingatkan bahwa mengandalkan manusia adalah sia-sia. Itulah yang terjadi dan menjadi peringatan bagi dirinya serta umat Israel (ay. 12).

Sadarkah kita akan miskinnya kita di hadapan Tuhan, ataukah kita terlena dengan apa yang kita miliki dalam hidup ini? Mari belajar seperti pemazmur, melatih jiwa kita untuk menyadari kasih setia Tuhan yang begitu besar atas hidup kita yang sebenarnya penuh dosa dan tidak berdaya ini. Renungkan segala pertolongan dan perbuatan Tuhan, serta izinkan hal itu mengingatkan kita akan siapa diri kita di hadapan-Nya. Dengan rendah hati, marilah kita datang untuk belajar menaruh hidup kita sepenuhnya dalam tuntunan dan pemeliharaan-Nya.

STUDI PRIBADI: Apa arti “orang miskin” dalam perenungan firman Tuhan ini? Mengapa mereka disebut miskin padahal bisa saja memiliki materi, jabatan, atau pengaruh?

Pokok Doa: Bersyukur akan kasih setia Allah yang berlaku dalam hidup kita hingga saat ini. Mohon kekuatan untuk bersandar kepada Tuhan terutama ketika Anda sedang menghadapi tantangan/keputusan penting hari ini.

×

Mazmur 108:1-14

Syukur dan doa

1 Nyanyian. Mazmur Daud. (108-2) Hatiku siap, ya Allah, aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku,

2 (108-3) bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar.

3 (108-4) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

4 (108-5) sebab kasih-Mu besar mengatasi langit, dan setia-Mu sampai ke awan-awan.

5 (108-6) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah, dan biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi.

6 (108-7) Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai, selamatkanlah dengan tangan kanan-Mu dan jawablah aku!

7 (108-8) Allah telah berfirman di tempat kudus-Nya: "Aku hendak beria-ria, Aku hendak membagi-bagikan Sikhem, dan lembah Sukot hendak Kuukur.

8 (108-9) Gilead punya-Ku, Manasye punya-Ku, Efraim ialah pelindung kepala-Ku, Yehuda ialah tongkat kerajaan-Ku,

9 (108-10) Moab ialah tempat pembasuhan-Ku, kepada Edom Aku melemparkan kasut-Ku, dan karena Filistea Aku bersorak-sorai."

10 (108-11) Siapakah yang akan membawa aku ke kota yang berkubu? Siapakah yang menuntun aku ke Edom?

11 (108-12) Bukankah Engkau, ya Allah, yang telah membuang kami, dan yang tidak maju, ya Allah, bersama-sama bala tentara kami?

12 (108-13) Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan, sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.

13 (108-14) Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

×

Mazmur 108:12

12 (108-13) Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan, sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.

×

Galatia 2:20

20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

×

Mazmur 102:18

17 (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.

×

Mazmur 102:19-22

18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,

19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,

20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,

21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,

×

Mazmur 92:9a

8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

×

Mazmur 92:10-14

9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

×

Mazmur 92:1-16

TUHAN, Hakim yang adil

1 Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,

2 (92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

3 (92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.

4 (92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

5 (92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.

6 (92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.

7 (92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.

8 (92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

9 (92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.

10 (92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

11 (92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

12 (92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

13 (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

14 (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

15 (92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *