Berkat Pengampunan

“Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan.” (Mazmur 32:5a)



Pembahasan: Mazmur 32:1-11 | Ayat Bacaan: Mazmur 32

Dalam bukunya, Tuhan, Saya Depresi, Rico Villanueva mengisahkan satu momen penting terkait pergumulannya dengan depresi. Seusai menyelesaikan ujian doktoralnya di Inggris, alih-alih bersukacita, hatinya justru merasa suram dan kosong. Pada hari-hari berikutnya, gejala depresi yang ia alami ternyata kian memburuk. Ia jadi pelupa, susah tidur, bahkan kesulitan melakukan banyak aktivitas. Atas nasihat beberapa rekan, ia memutuskan menemui seorang psikiater. Di hadapan psikiater itu, ia mengaku mengalami depresi. Menariknya, sang psikiater lantas memberinya ucapan selamat. Ia berkata kepada Rico, “Mengakui bahwa Anda mengalami depresi adalah langkah pertama menuju penyembuhan.” Dalam lima ayat pertama mazmur ini, Daud mengisahkan pergumulan-nya dengan dosa. Ia memulai dengan mencatat kebahagiaan orang yang menerima pengampunan dosa dari Allah (ay. 1-2). Namun, ia sadar bahwa kebahagiaan ini tidak dapat dialami tanpa adanya pengakuan di hadapan Allah.

Dalam anugerah-Nya, Allah memang mengampuni kesalahan umat-Nya bahkan sebelum mereka mengaku di hadapan-Nya. Namun, dampak pengampunan itu baru benar-benar dirasakan saat mereka mengaku dosa. Dalam ayat 3-4, Daud mencatat bagaimana keadaannya ketika ia diam dan menyembunyikan dosanya. Ia menjadi sakit, tertekan, dan jauh dari damai sejahtera. Itu sebabnya, di ayat 5, ia akhirnya memutuskan memberitahukan dosanya pada Allah dan berhenti menyembunyikannya. Ia menulis bahwa pada saat ia mengaku di hadapan Allah, Allah mengangkat beban dosanya (ay. 5b). Menyitir ucapan sang psikiater tadi, kita belajar: “Mengakui bahwa kita telah berbuat dosa adalah langkah pertama menuju pemulihan.”

Kita semua adalah orang berdosa, tetapi tidak semua orang menyikapi dosa dengan sikap yang benar. Mengakui dosa kita adalah langkah pertama menuju pemulihan. Dengan mengaku dosa, kita sadar bahwa apa yang kita lakukan selama ini jahat dan harus dihentikan. Dengan mengaku dosa, kita mengaku bahwa kita sakit dan membutuhkan pertolongan Tuhan. Jangan simpan dosa; mari akui dan berbalik arah!

STUDI PRIBADI: Mengapa mengakui dosa kita dapat membuat hidup kita menjadi lebih tenang dan damai?

Pokok Doa: Doakan agar anak-anak Tuhan tidak menyimpan dosa, tetapi mau mengakui dan bertobat.

×

Mazmur 32:1-2

1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

×

Mazmur 32:3-4

3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;

4 sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela

×

Mazmur 32:5

5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

×

Mazmur 32:5b

5b aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

×

Mazmur 27:14

14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

×

Mazmur 12:7-8

6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

×

Wahyu 19:15-16

15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

×

Matius 2:16

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

×

Yohanes 3:16

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

×

Yohanes 10:10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *