Raja Kemuliaan

“‘Siapakah Raja Kemuliaan itu?’ ‘TUHAN, gagah dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!’” (Mazmur 24:8)



Pembahasan: Mazmur 24:1-10 | Ayat Bacaan: Mazmur 23-24

Mazmur 24 dibuka dengan pengakuan iman yang agung: “Tuhanlah yang mempunyai bumi serta segala isinya, dan dunia serta semua penghuninya” (ay. 1). Pemazmur menegaskan: Allah adalah pemilik tunggal atas seluruh ciptaan. Jadi, hidup, dunia, bahkan semua yang kita miliki bukanlah milik kita, melainkan titipan Tuhan. Sikap hati yang benar dimulai dengan kesadaran akan kedaulatan dan kepemilikan Allah atas segalanya.

Setelah menetapkan bahwa Tuhan berdaulat, pemazmur mengajukan pertanyaan krusial: “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” Jawabannya bukan soal ritual agama yang baik, tetapi tentang kondisi hati dan integritas hidup. Syaratnya adalah orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan. Inilah standar kekudusan yang Tuhan kehendaki dari umat-Nya. Syarat ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menolong kita hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Kemurnian hati dan integritas hidup merupakan bukti bahwa kita sungguh menghormati Allah yang kudus. Ini adalah panggilan untuk hidup dalam kekudusan yang nyata – di mana tindakan luar (tangan yang bersih) sejalan dengan hati yang tulus. Tuhan tidak hanya menginginkan ibadah kita, tetapi seluruh hidup kita yang kudus dan jujur, baik di hadapan-Nya maupun di hadapan sesama. Puncak Mazmur ini adalah seruan dramatis untuk menyambut Raja Kemuliaan untuk dapat masuk bersama-sama dengan umat-Nya. Ini adalah gambaran tentang penyambutan yang penuh sukacita dan penghormatan. Pintu dan gerbang hati kita, komunitas kita, dan hidup kita haruslah senantiasa terbuka untuk menyambut kedatangan-Nya. Sebab Raja ini bukanlah tamu biasa; Ia adalah Tuhan yang jaya, gagah dan perkasa, yang membawa kemenangan dan pemerintahan-Nya ke dalam setiap aspek kehidupan kita.

Mazmur 24 menolong kita menyadari bahwa hidup ini harus dipimpin oleh kesadaran akan kepemilikan Allah, panggilan untuk hidup kudus, dan kerinduan menyambut Tuhan sebagai Raja Kemuliaan. Dengan demikian, kita hidup bukan hanya sebagai penghuni dunia, tetapi sebagai penyembah sejati yang menantikan Raja Kemuliaan masuk dalam hidup kita.

STUDI PRIBADI: Mazmur 24 ini adalah lagu pujian ketika Tabut Allah dibawa ke Yerusalem, tentang diri Allah dan yang bisa datang pada-Nya. Apa hubungannya dengan badah kita?

Pokok Doa: Berdoa agar setiap ibadah menjadi tempat di mana anak-anak Tuhan datang menghadap Raja Kemuliaan dengan hati yang sungguh-sungguh.

×

Mazmur 24:1-10

Kedatangan Raja Kemuliaan dalam Bait Allah

1 Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

2 Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

3 "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"

4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

5 Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

6 Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela

7 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

8 "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"

9 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

10 "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela

×

Mazmur 24:1

1 Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

×

Mazmur 22:22-31

22 (22-23) Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:

23 (22-24) kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

24 (22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

25 (22-26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

26 (22-27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

27 (22-28) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

28 (22-29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

29 (22-30) Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.

30 (22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

31 (22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.

×

Mazmur 22:1-32

Allahku, mengapa Kautinggalkan aku?

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud. (22-2) Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

2 (22-3) Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.

3 (22-4) Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

4 (22-5) Kepada-Mu nenek moyang kami percaya; mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

5 (22-6) Kepada-Mu mereka berseru-seru, dan mereka terluput; kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak mendapat malu.

6 (22-7) Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak.

7 (22-8) Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya:

8 (22-9) "Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?"

9 (22-10) Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan; Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.

10 (22-11) Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir, sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

11 (22-12) Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.

12 (22-13) Banyak lembu jantan mengerumuni aku; banteng-banteng dari Basan mengepung aku;

13 (22-14) mereka mengangakan mulutnya terhadap aku seperti singa yang menerkam dan mengaum.

14 (22-15) Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku;

15 (22-16) kekuatanku kering seperti beling, lidahku melekat pada langit-langit mulutku; dan dalam debu maut Kauletakkan aku.

16 (22-17) Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku.

17 (22-18) Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku.

18 (22-19) Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.

19 (22-20) Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

20 (22-21) Lepaskanlah aku dari pedang, dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

21 (22-22) Selamatkanlah aku dari mulut singa, dan dari tanduk banteng. Engkau telah menjawab aku!

22 (22-23) Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:

23 (22-24) kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

24 (22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

25 (22-26) Karena Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

26 (22-27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

27 (22-28) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

28 (22-29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

29 (22-30) Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.

30 (22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

31 (22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.

×

Mazmur 22:2

2 (22-3) Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.

×

Mazmur 12:7-8

6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

×

Wahyu 19:15-16

15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

×

Matius 2:16

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

×

Yohanes 3:16

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

×

Yohanes 10:10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *