Luputkan Aku, Tuhan!

“Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.” (Mazmur 17:7)



Pembahasan: Mazmur 17:1-15 | Ayat Bacaan: Mazmur 17-18

Bila kita merangkumkan perjanjian Allah dengan bangsa Israel pada masa Musa, maka salah satu artikel utama yang akan kita temukan ialah bahwa Allah adalah Hakim yang adil. Dalam perjanjian di Sinai, Allah dengan jelas dan berulang kali menyatakan bahwa Ia menghukum mereka yang berbuat kejahatan serta menegakkan dan membela mereka yang benar dan berhati lurus. Menariknya, janji ini berlaku bukan hanya secara komunal, tetapi juga menyentuh sampai ke relasi antar personal.

Membaca Mazmur 17 ini, kita perlu menyadari bahwa Mazmur ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran tersebut. Allah adalah hakim yang adil, itu sebabnya Daud berseru-seru kepada Allah. Bila kita membaca ayat 3-5, di sana Daud mulai dengan menyatakan ketidakbersalahannya. Ia bukan sedang mencari gara-gara dengan orang lain; sebaliknya, ia telah menjaga baik-baik perkataan, hati, dan perbuatannya.

Sayangnya, meski Daud sudah berusaha menjaga hidupnya dengan baik, tetap saja ada orang-orang jahat yang tidak suka kepadanya, bahkan hendak menghancurkannya. Mereka mengepung Daud dan tidak menunjukkan belas kasihan pada Daud (ay. 9-10), mereka juga berjuang untuk menghempaskan Daud, bahkan mungkin membunuhnya (ay. 11-12). Dalam keadaan tertindas itu, Daud memohon kepada Allah untuk menjadi pembelanya. Allah adalah Hakim yang adil, karena itu Daud menuntut Allah untuk menyatakan keadilan-Nya. Allah tahu Daud dikejar bukan karena kejahatannya, tetapi karena orang-orang itu membenci Daud. Menariknya, permohonan itu muncul meski Daud punya kekuatan dan kekuasaan untuk melawan para penindasnya. Namun, alih-alih mengandalkan kekuatannya, Daud lebih mempercayai keadilan dan pembelaan Allah.

Pengalaman Daud mungkin pernah, atau sedang, kita rasakan. Kabar baiknya, Daud mengingatkan bahwa kita punya Allah yang adil, yang akan membela umat yang tertindas. Kita mungkin punya kemampuan dan kuasa membela diri. Seperti Daud, mari percaya bahwa keadilan dan pembelaan Allah jauh lebih indah dari setiap upaya terbaik yang bisa kita lakukan.

STUDI PRIBADI: Bagaimanakeyakinan akan keadilan dan pembelaan Allah mengubah cara hidup Anda?

Pokok Doa: Doakan agar anak-anak Tuhan belajar bersandar pada keadilan dan pembelaan Tuhan, bukan mengandalkan kekuatan sendiri.

×

Mazmur 17:1-15

Diburu dengan tak bersalah

1 Doa Daud. Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; berilah telinga akan doaku, dari bibir yang tidak menipu.

2 Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: mata-Mu kiranya melihat apa yang benar.

3 Bila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur.

4 Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan;

5 langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku tidak goyang.

6 Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.

7 Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.

8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

9 terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku.

10 Mereka tidak menunjukkan belas kasihan, mereka membual;

11 mereka mengikuti langkah-langkahku, mereka sekarang mengerumuni aku, mata mereka diarahkan untuk menghempaskan aku ke bumi.

12 Rupa mereka seperti singa, yang bernafsu untuk menerkam, seperti singa muda, yang mengendap di tempat yang tersembunyi.

13 Bangunlah, TUHAN, hadapilah mereka, rebahkanlah mereka, luputkanlah aku dengan pedang-Mu dari pada orang fasik.

14 Luputkanlah aku, ya TUHAN, dengan tangan-Mu, dari orang-orang dunia ini yang bagiannya adalah dalam hidup ini; biarlah perut mereka dikenyangkan dengan apa yang Engkau simpan, sehingga anak-anak mereka menjadi puas, dan sisanya mereka tinggalkan untuk bayi-bayi mereka.

15 Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

×

Mazmur 17:3-5

3 Bila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur.

4 Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan;

5 langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku tidak goyang.

×

Mazmur 17:9-10

9 terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku.

10 Mereka tidak menunjukkan belas kasihan, mereka membual;

×

Mazmur 17:11-12

11 mereka mengikuti langkah-langkahku, mereka sekarang mengerumuni aku, mata mereka diarahkan untuk menghempaskan aku ke bumi.

12 Rupa mereka seperti singa, yang bernafsu untuk menerkam, seperti singa muda, yang mengendap di tempat yang tersembunyi.

×

Mazmur 12:6

5 (12-6) Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya.

×

Mazmur 12:7-8

6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

×

Wahyu 19:15-16

15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

×

Matius 2:16

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

×

Yohanes 3:16

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

×

Yohanes 10:10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *