Doa Pada Malam Hari

“Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN yang membiarkan aku diam dengan aman.” (Mazmur 4:9)



Pembahasan: Mazmur 4:1-9 | Ayat Bacaan: Mazmur 4-5

Malam biasanya menjadi waktu yang nikmat untuk beristirahat. Akan tetapi, pernahkah Anda mengalami malam yang justru terasa berat? Tubuh terasa lelah, mata ingin terpejam, namun pikiran terus bekerja dan mengembara karena masih ada berbagai pergumulan, kegelisahan, kekhawatiran, bahkan mungkin amarah. Akibatnya, kita tidak bisa tidur dengan lelap. Pernahkah Anda mengalaminya?

Menarik untuk dicatat, pemazmur ternyata pernah mengalami malam yang gelisah. Ia melihat orang-orang yang menodai kemuliaannya, memutarbalikkan kebenaran dan merusak nama baiknya. Meski demikian, dia tahu kepada siapa dia harus datang: kepada Allah yang menjadi sumber keadilan dan pembelaannya.

Mazmur ini menunjukkan perjalanan iman si pemazmur dari kegelisahan (ay. 2-6) menuju pada ketenangan penuh (ay. 9). Pada akhirnya, dia bisa tidur dengan tentram. Tidur di sini adalah simbol iman pemazmur. Meskipun masalahnya belum selesai, dia belajar menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Hal ini senada dengan pernyataan seorang sarjana Perjanjian Baru terkemuka, D.A. Carson, yang mengatakan bahwa seringkali tidur nyenyak adalah hal yang paling rohani yang bisa kita lakukan. Dalam tidur nyenyak, kita mempercayai pemeliharaan dan campur tangan Allah; dalam tidur nyenyak, kita yakin bahwa keamanan sejati datang dari pemeliharaan Allah, bukan dari situasi hidup tanpa kesulitan.

Ketika ada pergumulan, Tuhan tidak meminta kita berpura-pura kuat. Datanglah kepada-Nya, ungkapkan kegelisahan dan pergumulan kita. Kita menutup hari dengan tenang bukan karena semua masalah sudah selesai, tetapi karena kita percaya Tuhan yang berdaulat. Jangan biarkan masalah merampas sukacita kita, karena damai yang Tuhan berikan bukanlah ketika badai sudah telah reda, tetapi hati yang tenang di tengah badai. Keamanan sejati bukan datang dari situasi yang tenang tanpa masalah, melainkan dari iman kepada Tuhan. Kiranya doa kita pada malam hari bukan sekadar rutinitas, tetapi momen penyerahan penuh.

STUDI PRIBADI: Pernahkah Anda merasa gelisah dan sulit tidur karena beban pikiran? Maukah Anda mulai rutin berdoa setiap malam, menyerahkan semuanya kepada Tuhan?

Pokok Doa: Berdoalah dan serahkan segala beban kepada Tuhan. Mintalah supaya Dia memberikan ketenangan dan damai sejahtera, sehingga kita dapat tidur dengan nyenyak.

×

Mazmur 4:2-6

2 (4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai, berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan? Sela

3 (4-4) Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya.

4 (4-5) Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela

5 (4-6) Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN.

6 (4-7) Banyak orang berkata: "Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?" Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya TUHAN!

×

Mazmur 4:9

8 (4-9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

×

Kisah Para Rasul 4:25-26

25 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

26 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

×

Kisah Para Rasul 4:27

27 Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi,

×

Mazmur 2:4

4 Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka.

×

Matius 28:18

18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

×

Wahyu 19:15-16

15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

×

Matius 2:16

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

×

Yohanes 3:16

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

×

Yohanes 10:10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *