Tuhan Yang Tak Terlihat

“Karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin.” (Ester 9:22)



Pembahasan: Ester 9:20-32 | Ayat Bacaan: Ester 9-10

Atas hasutan Haman, Raja Ahasyweros mengeluarkan surat perintah untuk membinasakan semua orang Yahudi yang tersebar di seluruh daerah kekuasaannya. Ratu Ester dan Mordekhai pun memohon agar raja membatalkan perintah tersebut. Tapi masalahnya, hukum Media Persia menyatakan bahwa setiap perintah (undang-undang) yang telah dimeteraikan oleh raja tidak dapat dicabut kembali–bahkan oleh raja sendiri.

Meski demikian, Allah bekerja dengan menggerakan hati raja untuk mengizinkan Mordekhai membuat undang-undang baru yang memiliki kekuatan yang sama, demi menyelamatkan orang Yahudi dari pembunuhan massal. Ia memperbolehkan orang Yahudi untuk mempertahankan nyawanya dan melawan siapa pun yang hendak menyerang mereka.

Pada hari ketika undang-undang itu akan dilaksanakan, musuh-musuh orang Yahudi berharap bisa mengalahkan orang Yahudi. Tapi, yang terjadi justru sebaliknya: orang Yahudi mengalahkan para pembenci yang berikhtiar mencelakakan mereka. Orang-orang yang terbunuh di kota Susan hari itu ada 500 orang, besoknya terbunuh 300 orang. Sementara, di seluruh wilayah kerajaan, orang Yahudi membunuh 75.000 orang yang membenci mereka. Meski demikian, mereka tidak menjarah harta milik musuh-musuh mereka.

Ini adalah peritiswa yang luar biasa: seorang raja lebih memperhatikan permintaan ratu dan bawahannya, ketimbang nyawa rakyatnya. Bangsa yang bukan bangsanya sendiri, diizinkan membunuh begitu banyak rakyatnya agar bangsa itu tetap dapat menjalankan kehidupan di wilayah kekuasaannya. Semua itu terjadi karena campur tangan Allah yang memelihara kehidupan umat-Nya di manapun mereka berada. Pada hari itu, dukacita orang Yahudi berubah menjadi sukacita, hari perkabungan menjadi hari kegembiraan penuh kemenangan, dan diperingati sebagai Hari Raya Purim.

Sejauh mana kita menyadari campur tangan Tuhan atas hidup kita? Sesungguhnya, Dia hadir di balik realitas kehidupan ini, memegang kendali dan memelihara hidup kita. Kasih dan karya-Nya yang sempurna dapat kita rasakan di dalam Kristus Yesus, Tuhan yang telah menebus dan memperbaharui hidup kita.

STUDI PRIBADI: Apakah Anda merasa Tuhan sedang memegang kendali hidup Anda? Dalam hal apa, campur tangan Tuhan itu Anda rasakan?

Pokok Doa: Doakanlah agar anak-anak Tuhan rindu mengenal Tuhan dan karya-Nya dalam hidup mereka, serta menggunakan waktu untuk berelasi dengan-Nya setiap hari.

×

Ester 3:1-6

1 Sesudah peristiwa-peristiwa ini maka Haman bin Hamedata, orang Agag, dikaruniailah kebesaran oleh raja Ahasyweros, dan pangkatnya dinaikkan serta kedudukannya ditetapkan di atas semua pembesar yang ada di hadapan baginda.

2 Dan semua pegawai raja yang di pintu gerbang istana raja berlutut dan sujud kepada Haman, sebab demikianlah diperintahkan raja tentang dia, tetapi Mordekhai tidak berlutut dan tidak sujud.

3 Maka para pegawai raja yang di pintu gerbang istana raja berkata kepada Mordekhai: "Mengapa engkau melanggar perintah raja?"

4 Setelah mereka menegor dia berhari-hari dengan tidak didengarkannya juga, maka hal itu diberitahukan merekalah kepada Haman untuk melihat, apakah sikap Mordekhai itu dapat tetap, sebab ia telah menceritakan kepada mereka, bahwa ia orang Yahudi.

5 Ketika Haman melihat, bahwa Mordekhai tidak berlutut dan sujud kepadanya, maka sangat panaslah hati Haman,

6 tetapi ia menganggap dirinya terlalu hina untuk membunuh hanya Mordekhai saja, karena orang telah memberitahukan kepadanya kebangsaan Mordekhai itu. Jadi Haman mencari ikhtiar memunahkan semua orang Yahudi, yakni bangsa Mordekhai itu, di seluruh kerajaan Ahasyweros.

×

Amsal 5:22

22 Orang fasik tertangkap dalam kejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri.

×

Mazmur 62:13

12 (62-13) dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

×

Ester 1:5

5 Setelah genap hari-hari itu, maka raja mengadakan perjamuan lagi tujuh hari lamanya bagi seluruh rakyatnya yang terdapat di dalam benteng Susan, dari pada orang besar sampai kepada orang kecil, bertempat di pelataran yang ada di taman istana kerajaan.

×

Ester 1:9

9 Juga Wasti, sang ratu, mengadakan perjamuan bagi semua perempuan di dalam istana raja Ahasyweros.

×

Ester 1:10-11

10 Pada hari yang ketujuh, ketika raja riang gembira hatinya karena minum anggur, bertitahlah baginda kepada Mehuman, Bizta, Harbona, Bigta, Abagta, Zetar dan Karkas, yakni ketujuh sida-sida yang bertugas di hadapan raja Ahasyweros,

11 supaya mereka membawa Wasti, sang ratu, dengan memakai mahkota kerajaan, menghadap raja untuk memperlihatkan kecantikannya kepada sekalian rakyat dan pembesar-pembesar, karena sang ratu sangat elok rupanya.

×

Ester 1:12

12 Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.

×

Ester 1:19

19 Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *