Lika-liku Di Antiokhia

“Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 13:47)



Pembahasan: Kisah Para Rasul 13:13-49 | Ayat Bacaan: Kisah Para Rasul 12-13

Pernahkah kita mendengar ungkapan “lika-liku kehidupan”? Hidup dan pelayanan tidak selalu berjalan mulus, melainkan penuh lika-liku, seperti jalan yang berkelok dan menanjak. Demikian pula pengalaman Paulus dan Barnabas; ada perpisahan, ada kesempatan untuk bersaksi, ada penerimaan, tetapi juga ada penolakan.

Teks kita dimulai ketika Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos untuk berlayar ke Perga. Ternyata Yohanes Markus meninggalkan mereka, tanpa alasan jelas. Hal ini bukan kabar baik apalagi jika kita mengingat konflik yang kelak terjadi antara Paulus dan Barnabas sehubungan dengan kepergian Yohanes Markus tersebut. Namun, pekerjaan Tuhan tetap berjalan sekalipun ada orang yang berhenti, hingga mereka tiba di Antiokhia. Tidak ada sesuatu pun atau seorang pun yang dapat menggagalkan pekerjaan Tuhan. Meskipun dalam pelayanan ada orang yang gagal, keluar, atau berhenti, Tuhan lah pemilik pelayanan dan Dialah yang meneruskannya sampai akhir.

Di sana, Paulus berkesempatan berbicara pada hari Sabat. Ia mengajak mereka merefleksikan kembali perjalanan hidup mereka, dimulai ketika Allah memanggil nenek moyang mereka keluar dari Mesir hingga pada janji penggenapan Allah melalui Yesus Kristus, melalui kematian dan kebangkitan-Nya untuk pengampunan dosa bagi mereka. Setelah Injil diberitakan, banyak orang Yahudi dan penganut agama Yahudi mengikuti Paulus dan Barnabas serta meminta agar mereka berbicara kembali pada hari Sabat berikutnya. Pada Sabat berikutnya, hampir seluruh penduduk kota datang mendengarkan firman Allah, hingga terjadi kebangunan rohani. Tampaknya pelayanan itu berjalan lancar, mulus, dan sukses. Namun, Iblis dan kuasa jahat tidak tinggal diam. Ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, mereka menjadi iri hati, menghujat dan membantah apa yang dikatakan Paulus (ay. 45). Namun, kuasa Tuhan tidak dapat dibendung oleh kuasa apa pun. Ketika mereka mengeraskan hati dan menolak, Injil pun diberitakan kepada bangsa-bangsa lain (ay. 46).

Kita belajar bahwa sekalipun pelayanan penuh lika-liku dan tantangan, kita tidak perlu takut. Kita punya Tuhan yang hidup dan berkuasa. Tidak ada satu kekuatanpun yang dapat menggagalkan pekerjaan dan rencana-Nya. Karena itu, serahkan hidup dan masa depanmu kepada-Nya.

STUDI PRIBADI: Di ayat 47, Paulus mengutip bahwa Tuhan menjadikan umat-Nya “terang bagi bangsa-bangsa lain.” Apa arti panggilan itu bagi gereja dan orang percaya saat ini?

Pokok Doa: Mari kita berdoa agar Tuhan memampukan kita untuk berjalan dan melayani bersama-sama dengan Dia, sekalipun ada berbagai lika-liku yang tidak mudah.

×

Kisah Para Rasul 13:45

45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.

×

Kisah Para Rasul 13:46

46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

×

Kisah Para Rasul 13:47

47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."

×

2Yohanes 9:13-34

13 Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi.

14 Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat.

15 Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."

16 Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka.

17 Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi."

18 Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya

19 dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?"

20 Jawab orang tua itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta,

21 tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri."

22 Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan.

23 Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri."

24 Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa."

25 Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat."

26 Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?"

27 Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?"

28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa.

29 Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami tidak tahu dari mana Ia datang."

30 Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku.

31 Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.

32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.

33 Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."

34 Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar.

×

Matius 4:19

19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

×

Markus 13:20

20 Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.

×

Markus 13:13

13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat."

×

Kejadian 3:8

8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

×

Kejadian 3:12

12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."

×

Kejadian 3:9

9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"

×

Roma 3:24

24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

×

Kolose 3:5-11

5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *