Seruan Pada Gembala Israel

“Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.” (Mazmur 80:4)



Pembahasan: Mazmur 80:1-20 | Ayat Bacaan: Mazmur 80-81

“Life is never flat!” Itulah salah satu slogan yang diserukan salah satu merek makanan ringan di Indonesia. Hidup tidak pernah datar-datar saja. Ya, penggambaran itu mungkin ada benarnya. Ada masa-masa dalam hidup ketika kita merasa lelah, kehilangan arah, dan seolah Tuhan berdiam diri — sama seperti yang dirasakan oleh pemazmur dalam bagian firman Tuhan ini. Pemazmur berseru dari kedalaman hati: “Pulihkanlah kami, ya Allah; buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.” Ini bukan sekadar permohonan, tetapi jeritan iman dari seseorang yang tahu bahwa satu-satunya tempat untuk pulih hanyalah di hadapan Tuhan.

Bangsa Israel pada waktu itu sedang mengalami masa gelap. Mereka merasa ditinggalkan, hidup mereka hancur, dan Tuhan seolah mengabaikan mereka. Namun di tengah kesesakan, mereka tidak berhenti berharap. Iman sejati justru tampak ketika kita tetap berseru meskipun tidak melihat jawaban. Dan di sanalah pemazmur menemukan pengharapan: Tuhan adalah Gembala Israel—Gembala yang tidak pernah meninggalkan domba-Nya, bahkan ketika domba itu tersesat.

Perjalanan hidup kita pun tidak terlepas dari lembah seperti itu. Saat kehilangan orang yang kita kasihi, saat doa terasa hampa, atau ketika hidup tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Namun, Mazmur ini mengingatkan: Tuhan tidak sedang jauh. Ia mendengar seruan kita. Ia mungkin belum mengubah keadaan, tetapi Ia sedang memulihkan hati yang hancur dan menyalakan kembali harapan yang padam.

Ketika wajah Tuhan bersinar atas kita, bukan berarti semua masalah hilang, tetapi hati kita kembali diterangi kasih-Nya. Pemulihan sejati bukan sekadar keadaan yang membaik, melainkan damai yang kembali menguasai hati kita. Biarlah seruan pemazmur juga menjadi doa kita hari ini: “Pulihkanlah kami, ya Tuhan semesta alam; buatlah wajah-Mu bersinar atas kami, maka kami akan selamat.” Tuhan yang sama yang memulihkan Israel juga sanggup memulihkan hidup kita. Ia bekerja lembut, kadang tanpa suara, tapi selalu penuh kasih. Dan ketika pemulihan itu datang, kita akan melihat bahwa setiap air mata tidak pernah sia-sia di hadapan-Nya.

STUDI PRIBADI: Apa makna seruan agar wajah Allah bersinar atas umat-Nya?

Pokok Doa: Berdoalah agar dalam menghadapi setiap pergumulan, anak-anak Tuhan senantiasa menaruh pengharapan pada Kristus, Sang Gembala Agung itu.

×

Mazmur 79:1-13

Doa umat yang terancam

1 Mazmur Asaf. Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu, menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.

2 Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.

3 Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.

4 Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.

5 Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?

6 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kerajaan-kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu;

7 sebab mereka telah memakan habis Yakub, dan tempat kediamannya mereka hancurkan.

8 Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.

9 Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!

10 Mengapa bangsa-bangsa lain boleh berkata: "Di mana Allah mereka?" Biarlah di hadapan kami bangsa-bangsa lain mengetahui pembalasan atas darah yang tertumpah dari hamba-hamba-Mu.

11 Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!

12 Dan balikkanlah ke atas pangkuan tetangga kami tujuh kali lipat cela yang telah didatangkan kepada-Mu, ya Tuhan!

13 Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

×

Mazmur 79:1-4

1 Mazmur Asaf. Ya Allah, bangsa-bangsa lain telah masuk ke dalam tanah milik-Mu, menajiskan bait kudus-Mu, membuat Yerusalem menjadi timbunan puing.

2 Mereka memberikan mayat hamba-hamba-Mu sebagai makanan kepada burung-burung di udara, daging orang-orang yang Kaukasihi kepada binatang-binatang liar di bumi.

3 Mereka menumpahkan darah orang-orang itu seperti air sekeliling Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan.

4 Kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.

×

Mazmur 79:5-6

5 Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau murka terus-menerus, dan cemburu-Mu berkobar-kobar seperti api?

6 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kerajaan-kerajaan yang tidak menyerukan nama-Mu;

×

Mazmur 79:8-9

8 Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.

9 Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!

×

Mazmur 79:10

10 Mengapa bangsa-bangsa lain boleh berkata: "Di mana Allah mereka?" Biarlah di hadapan kami bangsa-bangsa lain mengetahui pembalasan atas darah yang tertumpah dari hamba-hamba-Mu.

×

Mazmur 79:11

11 Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!

×

Mazmur 79:12

12 Dan balikkanlah ke atas pangkuan tetangga kami tujuh kali lipat cela yang telah didatangkan kepada-Mu, ya Tuhan!

×

Mazmur 79:13

13 Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *