Cinta-Nya Padaku, Cintaku Pada-Nya

“Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.” (Mazmur 69:34)



Pembahasan: Mazmur 69:1-37 | Ayat Bacaan: Mazmur 69-70

Saat kita merasa lemah, terpuruk dan seakan tidak ada yang peduli, mungkin situasi seperti ini membuat kita bertanya-tanya: apakah Tuhan benar-benar mendengar dan mengasihi kita? Renungan hari ini dengan tema “Cinta-Nya Padaku, Cintaku Pada-Nya” menolong kita untuk merenungkan kasih-Nya yang tidak pernah pudar bahkan ketika kita berada dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.

Ayat-ayat sebelumnya, Pemazmur menggambarkan dirinya seperti orang yang tenggelam dalam lumpur, ditelan oleh penderitaan, serta ditolak dan dihina oleh orang-orang. Di tengah ratapan itu, Pemazmur mengingat bahwa Tuhan mendengar doa orang yang hidup dalam keadaan miskin. Ayat 34 ini menuliskan tentang orang miskin, tetapi istilah ini tidak hanya merujuk pada kondisi ekonomi, tetapi juga kepada mereka yang sedang mengalami kepedihan, kesepian dan keputusasaan, bahkan yang berada dalam titik tersulit. Justru kepada merekalah Tuhan menyatakan kasih-Nya secara nyata. Kasih Tuhan bukan sekadar kata-kata, karena kasih-Nya hadir dalam tindakan nyata, Dia mendengar, peduli dan Dia menolong.

Saat menyadari cinta Tuhan yang begitu besar dan setia, hati kita terdorong untuk membalasnya dengan cinta yang tulus. Cinta kita kepada-Nya bukan hanya sekadar rasa, tapi juga merupakan pilihan untuk percaya dan taat, meskipun hidup tidak selalu mudah. Cinta itu menjadi kekuatan yang mengikat kita erat dengan-Nya. Pada saat kita jatuh, Dia mengangkat; pada saat kita lemah, Dia menguatkan. Firman Tuhan ini mengajak kita untuk terus mengingat dan merasakan kasih setia Tuhan yang selalu hadir di tengah pergumulan hidup kita. Cinta-Nya kepada kita adalah anugerah yang tidak ternilai, yang menguatkan dan mengangkat ketika kita terjatuh.

Kiranya kita dapat membalas cinta Tuhan dengan hati yang penuh pengharapan, kesetiaan dan ketaatan. Kiranya juga, dalam setiap langkah hidup kita, cinta kita kepada-Nya semakin bertumbuh dan menjadi sumber kekuatan.

STUDI PRIBADI: Melalui Firman ini, apa yang Tuhan ingatkan kepada Anda? Bagaimana Anda merefleksikan firman Tuhan ini dalam kehidupan Anda?

Pokok Doa: Berdoalah agar jemaat menyadari kasih Tuhan dalam setiap aspek hidup mereka, baik saat suka maupun duka, sehingga mereka dapat membalas kasih Tuhan dengan hidup setia, taat dan penuh pengharapan.

×

Mazmur 69:34

33 (69-34) Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.

×

Kejadian 12:2-3

2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

×

Mazmur 66:6

6 Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang-orang itu berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia,

×

Mazmur 66:10-12

10 Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak.

11 Engkau telah membawa kami ke dalam jaring, mengenakan beban pada pinggang kami;

12 Engkau telah membiarkan orang-orang melintasi kepala kami, kami telah menempuh api dan air; tetapi Engkau telah mengeluarkan kami sehingga bebas.

×

Mazmur 66:16-20

16 Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.

17 Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.

18 Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.

19 Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan.

20 Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

×

Mazmur 56:14

13 (56-14) Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

×

Mazmur 45:11-12

10 (45-11) Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu!

11 (45-12) Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!

×

Mazmur 45:17

16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *