Berkat Bagi Orang Benar

“Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan bagi orang yang tulus hati.” (Mazmur 36:11)



Pembahasan: Mazmur 36:1-13 | Ayat Bacaan: Mazmur 36-37

Pernahkah Anda melihat orang yang suka berbuat jahat? Itulah orang fasik, yang tidak lagi takut kepada Tuhan dan hidup dipenuhi oleh kejahatan demi kejahatan (ay. 2-5). Bahkan saat berbaring di tempat tidur, mereka merancang perbuatan jahat. Seluruh hidup mereka dikuasai dosa. Tragisnya, mereka sendiri tidak menyadari kejahatannya, apalagi membencinya. Namun Daud percaya keadilan Tuhan. Orang fasik tidak akan bertahan, mereka akan jatuh dan tidak dapat bangun lagi (ay. 13).

Sebaliknya, orang benar adalah orang yang mengenal Allah dan tulus hati (ay. 11). Kata “mengenal” (Ibrani: yada) bukan sekadar tahu, melainkan mengenal karena memiliki relasi yang intim dan mendalam dengan Allah. Sementara “tulus” (Ibrani: yashar) berarti benar, orang yang hidup benar di hadapan Allah. Orang yang demikian tidak akan mencintai dosa. Kalaupun jalannya menyimpang dari jalan Tuhan, hatinya akan terusik. Ia peka akan teguran Allah dan segera bertobat. Karena mengenal Allah secara intim, ia juga mengenal pribadi Allah yang penuh kasih setia dan keadilan. Daud menggambarkan kasih Allah yang begitu luas – sampai ke langit; keadilan-Nya yang kokoh – seperti gunung; dan hukum-Nya yang dalam – bagaikan samudra raya (ay. 6-7). Sungguh sempurna kasih dan keadilan Allah. Itulah sebabnya Daud menyatakan betapa berharganya kasih setia Allah (ay. 8). Kata “kasih setia” (Ibrani: khesed) menunjuk pada kasih, kebaikan, dan komitmen Allah yang tidak pernah berubah, yang diberikan kepada umat-Nya. Daud sendiri merasakan kasih setia Allah yang tidak berkesudahan – kasih yang memberinya perlindungan dan pemeliharaan dalam segala keadaan, bahkan di tengah kesulitan. Hanya di dalam Allah terdapat sumber kehidupan yang sejati.

Bagaimana kita? Sadarkah kita bahwa kasih setia dan keadilan Allah tetap nyata, bahkan di tengah kehidupan yang penuh pergumulan? Hidup dalam kasih Allah bukan berarti bebas dari masalah, tapi justru mengalami damai, penghiburan, dan pertolongan-Nya di tengah kesulitan. Itulah yang dialami oleh mereka yang hidup benar dan berjalan dekat dengan Allah.

STUDI PRIBADI: Apa tantangan yang Anda hadapi saat berusaha hidup benar? Berkat apa yang Anda alami ketika hidup dalam kebenaran?

Pokok Doa: Berdoalah agar setiap jemaat sungguh-sungguh berjuang dan memohon pertolongan Tuhan untuk senantiasa hidup benar di hadapan-Nya.

×

Mazmur 36:2-5

1 (36-2) Dosa bertutur di lubuk hati orang fasik; rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu,

2 (36-3) sebab ia membujuk dirinya, sampai orang mendapati kesalahannya dan membencinya.

3 (36-4) Perkataan dari mulutnya ialah kejahatan dan tipu daya, ia berhenti berlaku bijaksana dan berbuat baik.

4 (36-5) Kejahatan dirancangkannya di tempat tidurnya, ia menempatkan dirinya di jalan yang tidak baik; apa yang jahat tidak ditolaknya.

×

Mazmur 36:13

12 (36-13) Lihat, orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh; mereka dibanting dan tidak dapat bangun lagi.

×

Mazmur 36:11

10 (36-11) Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!

×

Mazmur 36:6-7

5 (36-6) Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan.

6 (36-7) Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya TUHAN.

×

Mazmur 36:8

7 (36-8) Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.

×

Mazmur 12:7-8

6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

×

Wahyu 19:15-16

15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

×

Matius 2:16

16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

×

Yohanes 3:16

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

×

Yohanes 10:10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *