Nehemia Terancam

“Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku.” (Nehemia 6:14)



Pembahasan: Nehemia 6:1-19 | Ayat Bacaan: Nehemia 6

“Tidak ada pekerjaan yang tanpa resiko.” Kalimat ini menunjukkan bahwa setiap keputusan dan tindakan yang kita ambil selalu membawa konsekuensi (risiko), baik yang positif maupun yang negatif.

Saat membaca bagian ini, kita lihat Nehemia juga menghadapi resiko ketika ia memutuskan untuk membangun kembali tembok Yerusalem. Ketika pembangunan tembok hampir selesai, musuh-musuh Nehemia tidak tinggal diam. Dalam pasal sebelumnya, kita melihat bagaimana mereka berusaha menghentikan pembangunan itu dengan menghina, melemahkan semangat orang Israel, dan mengacaukan pekerjaan tersebut. Namun, ketika semua usaha itu gagal, mereka mulai menggunakan tipu daya, teror, bahkan fitnah. Dalam pasal ini, kita lihat berbagai ancaman yang dihadapi Nehemia: mulai dari ajakan untuk mengadakan pertemuan dengan maksud mencelakakannya (ay. 1-4), fitnah (ay. 5-9), hingga nasihat yang menyesatkan bernada ancaman (ay. 10-14). Namun, kita juga melihat bagaimana Nehemia menyikapi semua masalah itu: ia tetap fokus pada tugas dan panggilannya, tidak terpancing dan berketetapan hati untuk melakukan yang benar. Nehemia tidak membalas ancaman yang dihadapinya dengan kekuatan manusia, melainkan dengan keteguhan hati dan kepercayaan penuh kepada Allah. Ia tahu bahwa ketika ia setia melakukan kehendak Tuhan, Tuhan sendiri yang akan membelanya.

Sebagai Umat Allah, dalam melakukan pekerjaan dan pelayanan, kita mungkin juga akan menghadapi berbagai ancaman: difitnah dengan tuduhan palsu, mengalami tekanan untuk berkompromi dengan dosa, bahkan diserang oleh orang-orang terdekat kita. Namun demikian, marilah kita belajar seperti Nehemia — untuk tidak membiarkan semuanya itu mengalihkan perhatian kita dari panggilan Tuhan dalam hidup ini, apalagi membuat kita lari dari tugas dan tanggung jawab kita. Tetaplah melakukan apa yang benar, dan serahkanlah diri kita ke dalam tangan Tuhan, sebab hanya Dialah yang bisa menolong dan memampukan kita menggenapi panggilan-Nya dalam hidup kita. Karena itu, dengan iman yang teguh, kita dapat melangkah bersama Tuhan, meskipun ada tantangan, kesulitan, bahkan ancaman dalam keluarga, pekerjaan, dan pelayanan kita. Tuhan senantiasa beserta kita semua.

STUDI PRIBADI: Dalam situasi seperti apa kita pernah mengalami tekanan atau ancaman saat melakukanyang benar dan bagaimanakita meresponsnya? Apa yang bisa kita lakukan agar tetap fokus, tidak teralihkan dari panggilan Tuhan ketika godaan/ancamandatang?

Pokok Doa: Berdoa agar Tuhan menolong keluarga untuk dapat merespons dengan baik, khususnya ketika pergumulan dan masalah datang. Juga agar anggota keluarga mengerjakan panggilan hidupnya dalam kebenaran Kristus.

×

Nehemia 6:1-4

1 Ketika Sanbalat dan Tobia dan Gesyem, orang Arab itu dan musuh-musuh kami yang lain mendengar, bahwa aku telah selesai membangun kembali tembok, sehingga tidak ada lagi lobang, walaupun sampai waktu itu di pintu-pintu gerbang belum kupasang pintunya,

2 maka Sanbalat dan Gesyem mengutus orang kepadaku dengan pesan: "Mari, kita mengadakan pertemuan bersama di Kefirim, di lembah Ono!" Tetapi mereka berniat mencelakakan aku.

3 Lalu aku mengirim utusan kepada mereka dengan balasan: "Aku tengah melakukan suatu pekerjaan yang besar. Aku tidak bisa datang! Untuk apa pekerjaan ini terhenti oleh sebab aku meninggalkannya dan pergi kepada kamu!"

4 Sampai empat kali mereka mengirim pesan semacam itu kepadaku dan setiap kali aku berikan jawaban yang sama kepada mereka.

×

Nehemia 6:5-9

5 Lalu dengan cara yang sama untuk kelima kalinya Sanbalat mengirim seorang anak buahnya kepadaku yang membawa surat yang terbuka.

6 Dalam surat itu tertulis: "Ada desas-desus di antara bangsa-bangsa dan Gasymu membenarkannya, bahwa engkau dan orang-orang Yahudi berniat untuk memberontak, dan oleh sebab itu membangun kembali tembok. Lagipula, menurut kabar itu, engkau mau menjadi raja mereka.

7 Bahkan engkau telah menunjuk nabi-nabi yang harus memberitakan tentang dirimu di Yerusalem, demikian: Ada seorang raja di Yehuda! Sekarang, berita seperti itu akan didengar raja. Oleh sebab itu, mari, kita sama-sama berunding!"

8 Tetapi aku mengirim orang kepadanya dengan balasan: "Hal seperti yang kausebut itu tidak pernah ada. Itu isapan jempolmu belaka!"

9 Karena mereka semua mau menakut-nakutkan kami, pikirnya: "Mereka akan membiarkan pekerjaan itu, sehingga tak dapat diselesaikan." Tetapi aku justru berusaha sekuat tenaga.

×

Nehemia 6:10-14

10 Ketika aku pergi ke rumah Semaya bin Delaya bin Mehetabeel, sebab ia berhalangan datang, berkatalah ia: "Biarlah kita bertemu di rumah Allah, di dalam Bait Suci, dan mengunci pintu-pintunya, karena ada orang yang mau datang membunuh engkau, ya, malam ini mereka mau datang membunuh engkau."

11 Tetapi kataku: "Orang manakah seperti aku ini yang akan melarikan diri? Orang manakah seperti aku ini dapat memasuki Bait Suci dan tinggal hidup? Aku tidak pergi!"

12 Karena kuketahui benar, bahwa Allah tidak mengutus dia. Ia mengucapkan nubuat itu terhadap aku, karena disuap Tobia dan Sanbalat.

13 Untuk ini ia disuap, supaya aku menjadi takut lalu berbuat demikian, sehingga aku berdosa. Dengan demikian mereka mempunyai kesempatan untuk membusukkan namaku, sehingga dapat mencela aku.

14 Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku.

×

Nehemia 3:31-32

31 Di sampingnya Malkia, seorang tukang emas, mengadakan perbaikan sampai pada rumah para budak di bait Allah dan para pedagang, di depan pintu gerbang Pendaftaran dan sampai pada kamar atas di penjuru.

32 Lalu antara kamar atas di penjuru dan pintu gerbang Domba para tukang emas dan para pedagang mengadakan perbaikan.

×

Nehemia 3:2, 4, 5

2 Berdekatan dengan mereka orang-orang Yerikho membangun, dan berdekatan dengan orang-orang itu Zakur bin Imri.

4 Berdekatan dengan mereka Meremot bin Uria bin Hakos mengadakan perbaikan, dan berdekatan dengan dia Mesulam bin Berekhya bin Mesezabeel. Berdekatan dengan dia Zadok bin Baana mengadakan perbaikan,

5 dan berdekatan dengan dia orang-orang Tekoa. Hanya pemuka-pemuka mereka tidak mau memberi bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.

×

1 Korintus 12:12-27

31 Mereka inipun, sama seperti saudara-saudara sesuku mereka, anak-anak Harun, membuang undi di depan raja Daud, di depan Zadok, Ahimelekh dan para kepala puak, para imam dan orang Lewi. Dalam hal ini seorang kepala puak sama dengan saudaranya yang terkecil.

×

Nehemia 1:11

11 Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja.

×

Kisah Para Rasul 1:8

8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

×

Keluaran 31:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,

3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;

5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.

×

Matius 6 : 33

33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

×

Yohanes 10 : 10b

10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sharing Is Caring:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *